Rabu, 14 April 2010

Biarkan orang lain menjalani kehidupan yang kecil, tetapi bukan Anda.

Biarkan orang lain berdebat tentang hal-hal kecil, tetapi bukan Anda.

Biarkan orang lain mengeluh atas apa yang mungkin terjadi, tetapi bukan Anda.

Biarkan orang lain menangisi kecil sakit, biarkan mereka putus asa, biarkan mereka menjadi dendam dan ingin membalas dendam, tetapi bukan Anda.

Biarkan orang lain meninggalkan masa depan mereka, dan menanggalkannya di tangan orang lain, biarkan mereka menjadi materialistis dan sombong, tetapi bukan Anda.

Biarkan orang lain tidak bersyukur dan berhenti berdoa, tapi tidak Anda! Biarkan orang lain menyerah, tetapi bukan Anda! Sekali lagi bukan Anda. Sebab disini Anda tahu, siapa yang percaya dan yakin akan sesuatu, maka dia akan mampu.

Sebab kata Allah dalam Alquran, “Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku.”

Sahabat.. Yuk berfikir positif, serta ajak orang lain-orang lain diatas. Agar nantinya orang lain itu, bukan saudara kita, agar orang lain itu bukan tetangga kita, tapi orang lain itu adalah tetangga negara kita. itu tu.. tetangga yang ngaku-ngaku pemilik batik dan reog.

Kepada tetangga, maaf ya. Yang bilang itu milik kami, bukan kami, tapi dunia mengakuinya. So, malulah itu perlu.. hehehe :)

Selasa, 06 April 2010

Cerpen Bahasa Indonesia

Saat daun berguguran jatuh ke bumi
terbang bagaikan bersayap
Aku teringat sebuah kenangan yang tak pernah hilang
Sebuah kenangan yang terindah

Ku coba tuk tersadar dari lamun ku
Sebuah sinar terang mentari
seakan menyapa ku
dan memaksa ku untuk kembali termenung

Tak pernah bisa ku lupakan
Saat canda tawa menemani ku

Tak pernah bisa ku hilangkan
Sebuah senyum yang melekat saat menatap ku

Sesal dihatiku
yang selalu ku pendam
marah di tubuhku
yang benci akan keraguanku



Aku benci...
aku kesal...

mengapa saat kau menyayangiku
aku tak peduli...
mengapa saat kau berkata
aku tak percaya...

maaf kan aku teman
maaf kan aku...

ku tak percaya...
tuhan begitu sayang padamu
begitu cepat kau kembali
begitu cepat kau pergi...

tenang lah disana...
abadilah disisinya...
sebuah doa dan kenangku
untuk mu selamanya...